KALTIM WEEKLY | UTAMA | POLITIK | HUKUM | MASKULIN | LEADER | WAWANCARA | LAPORAN KHUSUS
Sabtu, 30 Juli 2016 10:55
Waswas di Fly Over
PERTAMA DI KALTIM: Jalan layang di Kota Samarinda telah diresmikan pengoperasiannya, Jumat pekan lalu. Belum sepenuhnya lengkap fasilitasnya. Terutama lampu penerangan dan rambu-rambu lainnya.

PROKAL.CO, FLY OVER alias jalan layang pertama di Kota Samarinda akhirnya beroperasi. Peresmian operasi dilakukan Walikota Samarinda Syaharie Jaang, Jumat pekan lalu. Kendati demikian, fly over yang menghubungkan Jalan AW Sjahranie dan Jalan Juanda tersebut masih menghantui warga yang akan melintasi di atasnya.
Rasa takut itu cukup beralasan, karena proses pengerjaan fly over sepanjang 610 meter itu mengalami beberapa masalah. Di antaranya yang paling krusial, ketika bentang tengah sepanang 120 meter diangkat atau dipasang pada 5 November 2015. Kabel sling pengangkat bentang tengah putus, dan bentang tengah itu pun ambruk.
Tragisnya pemasangan itu disaksikan langsung oleh Walikota Samarinda Syahrie Jaang dan Wakilnya Nusyirwan Ismail dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkot Samarinda lainnya. Selain itu, ada juga masalah amblesnya tanah flyover di bagian Jalan AW Sjahranie, dan beberapa permasalahan lainnya.
"Ya takut aja Mas. Karena ambruknya bentang tengah itu cukup mengerikan buat kami. Ya kalau keberadaan fly overnya, kami sangat bangga sebagai warga Samarinda. Tapi wajarlah rasa takut roboh itu masih ada," ujar Robi, salah seorang warga Samarinda.
Bapak empat anak ini juga mengemukakan, karena perasaan takut itu, saat mengendarai kendaraan roda empat harus melintasinya dengan cepat. "Alhamdulillah tadi tidak ada macet di tengah. Seandainya macet dan terkena di tengah-tengah, bagaimana tadi," ujarnya.
Hal senada dikemukakan Ati, warga Jalan AW Sjahranie Samarinda ini meminta agar Pemkot Samarinda sebagai penanggungjawab fly over bisa meyakinkan warganya, bahwa fly over itu sudah aman.
"Yang mengetahui bahwa bentang tengah fly over itu pernah ambruk, pasti beranggapan sama, takut dan takut. Nah, Pemkot Samarinda harus bisa menjelaskan bahwa fly over itu kuat. Jangan ada kekhawatiran," kata guru salah satu sekolah di Samarinda ini.
Sementara itu proses pembukaan fly over berlangsung lancar. Walikota Syaharie Jaang akhirnya secara resmi membukanya. "Saya sedari awal sudah mengatakan, bahwa saya saja tidak sabar fly over ini beroperasi. Bismillah, insya Allah berkah dan bermanfaat untuk masyarakat Samarinda," ujar Jaang.
Fly over itu memang masih belum sepenuhnya lengkap fasilitasnya. Terutama lampu penerangan dan rambu-rambu lainnya. Hanya rambu larangan mobil boks dengan kapasitas berat yang berlebihan untuk melintas. Namun dari pantauan Kaltim Weekly, ada saja mobil boks dan truk dengan kapasitas berat, melintasi fly over yang dibangun dengan pekiraan anggaran Rp 116 miliar tersebut. (HAI)



BACA JUGA

Senin, 26 Oktober 2015 13:27

Mengintip Venue Rp 1,2 T Setelah 7 Tahun

<p>TUJUH tahun lalu atau pada 2008 Kaltim menjadi tuan rumah perhelatan Pekan Olahraga Nasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .