KALTIM WEEKLY | UTAMA | POLITIK | HUKUM | MASKULIN | LEADER | WAWANCARA | LAPORAN KHUSUS
Sabtu, 30 Juli 2016 10:53
10 Ribu Rumah untuk Si Miskin
RAKOR PERUMAHAN: Wakil Gubernur Mukmin Faisyal bersama wakil kepala daerah pada acara rapat koordinasi membahas perumahan.

PROKAL.CO, Kendati kondisi keuangan di APBD Provinsi Kaltim sedang defisit, itu tak mengurangi niat Pemprov Kaltim untuk terus memprogramkan pembangunan untuk rakyat. Salah satunya membangun 10 ribu unit rumah bagi warga tidak mampu di 10 kabupaten dan kota se-Kaltim.

Memastikan program itu akan terlaksana, karena  sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov Kaltim ke depan, kini instansi terkait sedang menghitung lebih rinci nilai rupiah yang harus dikucurkan oleh APBD untuk membangun 10 ribu unit  rumah itu.

Selanjutnya ditambah dengan program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU dan Pera), yaitu penyediaan fasilitas pembangunan dan bantuan Aladin (atap lantai dan dinding) mencapai 20 ribu unit  rumah yang tersebar di lima kabupaten/kota.

"Kalau ada rumah masyarakat yang dinilai tidak mampu, rusak, baik berupa  atap, lantai maupun dinding, bisa diberi bantuan dengan total anggaran Rp 15 juta untuk satu unit rumah. Nah ini program dari Pusat. Sementara dari kita tetap akan membangun 10 ribu unit rumah itu,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Mukmin Faisyal pada pembukaan Rapat Koordinasi  (Rakor) Kelompok Kerja 2 Perumahan dan  Kawasan  Pemukiman (Pokja 2-PKP) Dinas Pekerjaan Umum Kaltim, pekan lalu.

Sementara untuk pembangunan Rusunawa (rumah  susun sederhana sewa), Mukmin mengungkapkan, hal itu masih dalam bentuk usulan.
"Kalau rusunawa, juga masuk dalam pogram kami. Tapi anggarannya dan segala sesuatunya masih akan kita usulkan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mukmin juga meminta agar Pokja 2 PKP ditingkatkan dan diberdayakan dengan baik. Terutama yang berkaitan dengan pemenuhan perumahan rakyat. Sehingga sebagai wadah atau lembaga koordinasi lebih mandiri dalam kualitas dan efektifitas serta efesiensi pelaksanaan program dekonsentrasi perumahan.

"Penanganan masalah perumahan rakyat sangat penting. Karena merupakan bagian dari kesejahteraan keluarga. Karena itu Pokja 2-PKP Provinsi Kaltim perlu terus mengoordinasikan dengan PKP masing-masing kabupaten/kota di Kaltim," terangnya berharap.

Keberadaan Pokja PKP Provinsi dan PKP Kabupaten/Kota sangat penting dalam memberikan dukungan terhadap  program pemerintah pusat yaitu program sejuta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan program tersebut merupakan program nyata dari pemerintah dalam upaya pemenuhan kebutuhan perumahan yang layak bagi masyarakat.

Pada kesempatan lain, Ketua Pokja PKP Provinsi Kaltim HM Taufik Fauzi mengatakan, rakor diharapkan menghasilkan sejumlah rumusan untuk menunjang perumahan dan kawasan permukiman di Kaltim. Terutama sinkronisasi terhadap program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,  dalam program sejuta rumah.

Di akhir sambutannya, Wagub Mukmin Faisyal dan Dirjen Penyediaan Rumah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Widyanto Adi Putra menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Pembentukan Pokja PKP Kabupaten/Kota se-Kaltim. (HAI)



BACA JUGA

Senin, 26 Oktober 2015 13:27

Mengintip Venue Rp 1,2 T Setelah 7 Tahun

<p>TUJUH tahun lalu atau pada 2008 Kaltim menjadi tuan rumah perhelatan Pekan Olahraga Nasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .