KALTIM WEEKLY | UTAMA | POLITIK | HUKUM | MASKULIN | LEADER | WAWANCARA | LAPORAN KHUSUS
Senin, 25 Juli 2016 10:51
Mimpi Transportasi Balikpapan

PROKAL.CO, Kota masa depan idealnya telah memiliki sistem transportasi yang efisien dan mengutamakan mobilitas dari para penggunanya. Kota ke depan juga ditargetkan menggunakan konsep pengembangan yang lebih baik sehingga dapat mengurangi jarak yang ditempuh dalam berpindah. Apa kabar Balikpapan?

KEPALA Dinas Perhubungan Balikpapan Sudirman Djayaleksana tampak sibuk pada Jumat pagi. Di ruang rapat, ia memimpin pertemuan membahas persoalan juru parkir. Rapat berjalan alot sehingga diskorsing sementara. Kepada Kaltim Weekly, Sudirman menyebut Balikpapan belum memiliki cetak biru transportasi. Masterplan perencanaan transportasi Kota Balikpapan akan dibuat tahun depan.

Dia menilai transportasi laut dan udara dinilai sudah cukup representatif. Sayangya, dua moda yang sudah representatif itu belum terkoneksi dengan  sarana transportasi massal.  Pengembangan moda transportasi darat akan mengarah menggunakan sarana angkutan umum massal (SAUM). Rencana itu selaras dengan keinginan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan mengubah angkutan kota dengan sarana transportasi massal. Sarana transportasi massal ini dikenal dengan bus rapid transit (BRT).

"Angkot hanya beroperasi di sekitar permukiman.  Masuk jalan protokol menggunakan BRT. Jadi angkot sebagai feeder," kata Sudirman.
Untuk itu, peremajaan angkutan kota akan dilakukan oleh dishub. Angkutan kota yang usianya lebih dari 15 tahun harus dilakukan peremajaan. 

Sembari menyusun masterplan perencanaan transportasi kota, dishub tengah menyurvei kembali trayek angkutan kota. Saat ini ada  8-9 trayek angkutan kota. Dengan pengembangan trayek angkutan kota, dishub berupaya untuk menambah jangkauan trayek angkutan kota.

Sarana angkutan kota massal lainnya yang berpotensi diwujudkan di Balikpapan adalah trem. Angkutan berupa trem  diproyeksikan masuk ke dalam pengembangan coastal area. Panjang coastal area diperkirakan 7 sampai 8 km, sehingga dimungkinkan untuk ditempatkan trem.  Trem memungkinkan melayani jalan yang telah ada, namun diperlukan perencanaan yang matang dan biaya yang besar.  "Problemnya pada anggaran yang besar itu," ungkapnya.

Saat ini, bagi masyarakat kota yang penting adalah bagaimana agar mobilisasi dari satu tempat ke tempat lain lebih cepat. Itulah yang menjadi fokus Dishub Balikpapan saat ini, mencari cara agar semua masyarakat dapat menikmati moda transportasi darat tanpa kesulitan akses.

Pengembangan moda transportasi modern tetap dilakukan namun menyesuaikan dengan anggaran dishub. "Targetnya bagaimana kawasan yang belum bisa dijangkau angkot (angkutan kota), bisa dijangkau," harapnya.

Dishub telah memantau dan memetakan titik-titik  rawan kemacetan dan kecelakaan. Ada 12 titik di Balikpapan yang terdeteksi oleh Dishub. Terutama di kawasan persimpangan. Dahulu kawasan simpangan ini masih normal, namun dengan pertumbuhan kendaraan yang cukup besar dan tidak diimbangi dengan penambahan luasan jalan, kawasan persimpangan menjadi bottle neck atau crodwed di satu titik jalan.

Dishub pun telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, untuk mengatasi masalah ini. Karena untuk pelebaran Simpang dan perbaikan geometrik jalan merupakan tugas Dinas Pekerjaan Umum. Dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) pun demikian. Dishub telah meminta agar memasukan titik-titik kemacetan jalan ke dalam pelebaran kawasan persimpangan dan pelebaran geometrik jalan. Termasuk kawasan yang selama ini menjadi momok kepadatan lalu lintas, seperti di persimpangan Km 5,5 dan  persimpangan Km 5 menuju Pasar Buton.

Karena status dua jalan itu merupakan jalan nasional dan jalan provinsi, dishub sudah bersurat meminta bantuan tersebut. Sementara Dishub Balikpapan hanya bisa melengkapi fasilitas sarana jalan saja. Seperti rambu, marka jalan dan rekayasa lalu lintas dengan Satlantas Polres Balikpapan.

Berbicara lima tahun ke depan seiring konektivitas Balikpapan-Penajam Paser Utara melalui proyek jembatan, tol, dan coastal area, dishub mencoba mengantisipasi kawasan kemacetan di dalam kota melalui sarana angkutan transportasi massal. Peran angkutan kota pun akan dimaksimalkan ke ke kawasan permukiman.

Pertambahan angkutan kota pun tidak ada sejak beberapa tahun terakhir. Dari total 2.200 unit, saat ini tersisa 1.800-an unit.
RIKIP AGUSTANI



BACA JUGA

Sabtu, 30 Juli 2016 11:00

Level Waduk Manggar Naik 2 Meter

KABAR baik bagi pelanggan PDAM Balikpapan. Hujan deras yang mengguyur Kota Balikpapan menjadi berkah…

Sabtu, 30 Juli 2016 10:55

Waswas di Fly Over

FLY OVER alias jalan layang pertama di Kota Samarinda akhirnya beroperasi. Peresmian operasi dilakukan…

Senin, 25 Juli 2016 10:40

Apresiasi Pegawai Berprestasi

INI kabar baik bagi pegawai atau staf yang memiliki inovasi dan kreativitas. Gubernur Kalimantan Timur…

Senin, 18 Juli 2016 10:57

Membedah Agenda Baru Perkotaan

KOTA Surabaya akan menjadi tuan rumah konferensi internasional. Perumahan dan Pembangunan Perkotaan…

Sabtu, 09 Juli 2016 19:40

Hati-hati Jebakan Batman

SEPERTI yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya, Lebaran selalu menjadi momentum tepat bagi setiap produsen…

Sabtu, 09 Juli 2016 19:39

Rumah Nostalgia di Dahor

NUANSA vintage dirasakan ketika melihat rumah panggung di Jalan Dahor, Balikpapan. Rumah dinas karyawan…

Sabtu, 09 Juli 2016 19:38

Idulfitri, Disiapkan 1.672 Armada

SEBANYAK 1.672 armada angkutan umum untuk arus mudik lebaran di Kaltim telah dipersiapkan. Jumlah tersebut…

Sabtu, 09 Juli 2016 19:36

Gubernur Kritik Taman Samarendah, Ini Komentarnya

KEELOKAN atau kecantikan hingga fungsi dari taman kota bernama Taman Samarendah di Jalan Bhayangkara…

Sabtu, 09 Juli 2016 19:35

Di Balikpapan, Tinja Warga Dikelola

Di Asia, Indonesia berada di urutan terbawah dalam hal cakupan pelayanan air limbah. Kurang dari 2 persen…

Sabtu, 02 Juli 2016 19:43

BIC Pemersatu Islam

BALIKPAPAN Islamic Center (BIC) telah resmi digunakan. Namun belum sepenuhnya bisa digunakan oleh masyarakat.…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .