KALTIM WEEKLY | UTAMA | POLITIK | HUKUM | MASKULIN | LEADER | WAWANCARA | LAPORAN KHUSUS

LEADER

Sabtu, 09 Juli 2016 19:45
Sayap Dakwah Ahmad Rosyidi
AHMAD ROSYIDI

PROKAL.CO, Dua kali Ramadan telah dijalani Ahmad Rosyidi sebagai anggota DPRD Kaltim. Namun semangatnya untuk terus berdakwah tidak pernah luntur. Dakwah sudah menjadi bagian dari urat nadinya.

KAMIS pekan lalu, Ahmad Rosyidi baru selesai mengisi ceramah di Dinas Kesehatan Kota (DKK). Dia lantas bergegas menuju Swiss Bell Hotel, tak jauh dari tempatnya berdakwah siang itu.

Penampilannya sederhana. Batik biru lengan panjang dengan celana hitam. Tak lupa kopiah sebagai penutup kepalanya. Hanya satu penandanya sebagai wakil rakyat penghuni Karang Paci: pin emas yang disematkan di dada kanan.

"Pasti dapat info dari Facebook saya, ya?," kata Rosyidi membuka obrolan dengan Kaltim Weekly. Di tengah kesibukannya sebagai anggota DPRD Kaltim, Rosyidi tak lupa fitrahnya. Sebelum resmi dilantik bersama 54 anggota DPRD Kaltim lainnya, aktivitas utamanya memang menjadi penceramah. Kegiatan itu dimulainya sejak awal 2000-an. Jika aktivitas dakwah yang telah digelutinya selama lebih dari 16 tahun ditinggalkan, Rosyidi merasa sebagai "penghianat". Terlebih gurunya berpesan kepadanya agar jangan  meninggalkan dakwah hanya karena telah menjadi wakil rakyat.

"Jadi bagi saya, menjadi anggota DPRD untuk melebarkan sayap dakwah," ungkap pria berkacamata itu.
Ketika awal dilantik menjadi anggota DPRD Kaltim, suami dari Nurul Cholifah itu sempat pesimistis kegiatan dakwahnya bakal tidak berjalan.

Maklum, imej anggota DPRD jauh dari kata positif. Rosyidi merasa bahwa masyarakat tak lagi akan menggunakan jasanya untuk menyampaikan Kalam Illahi. Hingga dia merasa bahwa jemaahnya tak lagi akan mengundangnya untuk mengisi pengajian. Namun pikiran negatif yang ada di kepalanya tak terbukti. Justru berbanding terbalik dengan apa yang dia pikirkan. Permintaan untuk menjadi penceramah di majelis taklim, masjid, dan perusahaan besar di Balikpapan jauh lebih banyak ketimbang sebelum dirinya terjun ke dunia politik.. Anggapan negatif mengenai anggota DPRD pun coba dinetralisirnya melalui dakwah.

Selama Ramadan, kegiatan dakwahnya lebih padat dari bulan-bulan sebelumnya. Mulai dari subuh hingga malam hari, Rosyidi harus melayani permintaan sebagai penceramah di beberapa tempat berbeda. Kuliah subuh di masjid, dilanjutkan pada siang harinya mengisi konsultasi umat di salah satu tv lokal di Balikpapan. Kemudian dia mengisi ceramah menjelang berbuka puasa di beberapa tempat. Dan ditutup dengan mengisi kultum menjelang salat tarawih.

"Setiap hari bisa di tiga atau empat tempat. Kalau tidak ada kultum zuhur seperti di Masjid Balcony, sehari bisa sampai lima tempat," ujar ayah empat anak itu.

Kegiatan berdakwah ini  diklaim Rosyidi tidak mengganggu aktivitasnya sebagai anggota DPRD Kaltim. Sebagai anggota DPRD, jam kerjanya tak seperti PNS. Kerja anggota DPRD tak mengharuskan dirinya harus terus berada di Samarinda. Terlebih lagi, Balikpapan merupakan daerah pemilihan konstituennya, sehingga wajib baginya untuk menyuarakan aspirasi masyarakat Balikpapan melalui dakwah.

"Pas saja, di mana saya harus berada dan bersuara. Tinggal pintar-pintar mengatur jadwal. Soalnya kegiatan kedewanan di bulan Ramadan tidak begitu padat seperti bulan sebelumnya," ucapnya.

Di tengah kepadatannya menjalani kegiatan dakwah, Rosyidi mengaku tak ada olahraga khusus yang dilaksanakan setiap pagi. Tak ada pula vitamin khusus juga yang dikonsumsinya. Namun fisiknya tetap bugar dan energik dalam menyampaikan dakwah setiap harinya. Berceramah menjadi menjadi olahraga tersendiri bagi diri Rosyidi.

Tema dakwah yang disampaikannya pun tidak monoton pada satu pokok bahasan. Rosyidi memilih untuk menyesuaikan dengan lokasi dan momentum ketika dia berdakwah.  Seperti pada bulan Ramadan ini, materi cemarah yang disampaikan berkisar pada malam Nuzulul Quran hingga sejarah Islam di tanah Arab. Selama itu pula politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut tak luput menyelipkan materi mengenai tugasnya sebagai anggota dewan. Seperti program dan kebijakan yang ada di DPRD Kaltim.

Rosyidi pun berupaya setiap kali dia berceramah ada komunikasi dua arah dengan jamaahnya. Hal itu dikecualikan ketika dia diminta menjadi khatib saat salat Jumat dan Kultum Tarawih. Alasannya dia ingin memberikan media untuk bertanya kepada jamaahnya. Karena menurutnya, selama ini banyak media dakwah yang tidak memberikan waktu untuk interaktif dengan jamaah. Jika waktunya tak memungkinkan, Rosyidi memberikan kesempatan di luar waktu ceramahnya.

Melalui aplikasi WhatsApp dan medsos lainnya dirinya siap melayani pertanyaan jemaahnya. Pertanyaannya pun tak jauh dari masalah keagamaan, masalah keseharian, dan masalah sosial.

Keluhan mengenai kesejahteraan pun kerap terlontar dalam pertanyaan yang disampaikan jemaahnya. Maklum imej anggota DPRD provinsi  masih melekat padanya. Sehingga ada saja jamaah yang mengadu masalah infrastruktur, biar-pet layanan dari PDAM dan PLN Balikpapan, dan sulitnya mendapat akses perbankan terhadap ekonomi mikro.

Dia berharap momentum Ramadan  bisa membuat Balikpapan lebih baik dari sebelumnya dalam segala aspek dan sendi kehidupan. Jangan sampai pasca Ramadan kehidupan masyarakat lebih buruk dari sebelumnya. Sesuai dengan moto Balikpapan Kota Beriman dalam bingkai Madinatul Iman. RIKIP AGUSTANI


BACA JUGA

Sabtu, 02 Juli 2016 19:34

Jawaban Simpel Pembatalan Perda

JAGAT hukum Indonesia dikisruhkan lagi oleh berita pembatalan atas tidak kurang dari 3.143 peraturan…

Senin, 27 Juni 2016 09:32

15 Tahun Gran Senyiur

DI pengujung jabatan Tjutjup Suparna sebagai Wali Kota Balikpapan, pada suatu waktu kepala daerah berlatar…

Senin, 27 Juni 2016 09:31

Menyelami Kemauan Tenant

ARIES ADRIANTO termasuk tipikal pekerja yang cekatan. Ia juga seorang pekerja yang tak betah duduk di…

Senin, 13 Juni 2016 10:12

Pesan Khusus dari Petani Jambu

MANTAN Gubernur Kaltim Suwarna Abdul Fatah tak lagi berdomisi di Kaltim. Namun, gubernur Kaltim dua…

Senin, 13 Juni 2016 10:08

Investasi Politik Anak Muda

 KEBESARAN hati diperlihatkan Sirajudin. Pendamping Heru Bambang pada pilwali Balikpapan 2015 itu…

Senin, 16 Mei 2016 11:36

Memeluk Gunung Problem Pendidikan

2 Mei 1972. Empat puluh empat tahun lalu, di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Menteri P & K…

Senin, 16 Mei 2016 11:33

Yang Spesifik di Sekolah Swasta

PERSAINGAN global di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah tak terelakkan. Berbagai lini kini menuntut…

Senin, 16 Mei 2016 11:33

Yang Spesifik di Sekolah Swasta

PERSAINGAN global di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah tak terelakkan. Berbagai lini kini menuntut…

Senin, 16 Mei 2016 11:28

Kabar Kematian Menyongsong Ultah

SEORANG kawan memposting sebuah gambar pada grup WhatsApp (WA), pekan lalu. Bergambar koran  terlipat…

Senin, 09 Mei 2016 10:39

Motivator dari Sanggar Kembara

INGATAN Ardha Prihandono melayang ke masa lalu. Mengumpulkan serpihan perjalanan hidup pada tahun 1990-1998.…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .