KALTIM WEEKLY | UTAMA | POLITIK | HUKUM | MASKULIN | LEADER | WAWANCARA | LAPORAN KHUSUS
Sabtu, 02 Juli 2016 19:43
BIC Pemersatu Islam

PROKAL.CO, BALIKPAPAN Islamic Center (BIC) telah resmi digunakan. Namun belum sepenuhnya bisa digunakan oleh masyarakat. Baru sebatas ujicoba perdana.
Tepat pukul 22.50 Wita, Mahfud MD keluar dari ruang VIP gedung utama Balikpapan Islamic Center (BIC) Kamis pekan lalu. Beragam masyarakat yang sedari tadi menunggu Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2013 itu langsung menyergapnya. Bak seorang artis, permintaan foto bersama pun datang silih berganti menghampiri Mahfud.
Kaltim Weekly sempat mewawancarai Mahfud sedikit mengenai revisi Undang-Undang tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang  disahkan oleh DPR pada 2 Juni lalu.
Ada dua pasal yang dinilai memberatkan calon non parpol atau indepeden. Pertama, pasal 41, ayat 1 dan ayat 2 menyatakan bahwa calon perseorangan mendaftarkan diri dengan menyerahkan dukungan dengan presentase dari data jumlah pemilih pemilu paling akhir sebelumnya. Sedangkan pada ayat 3, berbunyi dukungan yang dimaksud ayat 1 dan 2 dibuat disertai dengan fotokopi KTP Elektronik dan surat keterangan yang diterbitkan oleh dinas kependudukan dan pencatatan sipil yang menerangkan bahwa penduduk tersebut berdomisili di wilayah yang sedang menyelenggarakan pemilihan paling singkat satu tahun dan tercantum dalam DPT Pemilu sebelumnya di Provinsi atau Kab/Kota dimaksud.
Kemudian, pasal 48 tertulis dua jenis verifikasi yang diatur dalam pasal 48 UU Pilkada. Pertama adalah verifikasi administrasi yang dilakukan KPU tingkat provinsi/kabupaten/kota dibantu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Kedua, adalah verifikasi faktual dengan metode sensus dengan menemui langsung setiap pendukung calon yang menyerahkan KTP-nya. Jika pendukung calon tak bisa ditemui, pasangan calon diberi kesempatan untuk menghadirkan mereka di Kantor PPS. Namun, jika pasangan calon tak bisa menghadirkan pendukung mereka ke Kantor PPS, maka dukungan calon dinyatakan tidak memenuhi syarat.
"Undang-undang harus dijalankan. Kalau tidak puas, ya diuji (uji materiil di Mahkamah Konstitusi (MK)) aja," ucapnya sembari meninggalkan naik ke mobil, untuk meninggalkan BIC.
Kedatangannya ke Balikpapan hari itu karena diundang sebagai penceramah pada ujicoba perdana BIC. Proyek tahun jamak sejak 2012 tersebut diperkirakan rampung Agustus nanti. Pria asli Madura itu ditampuk untuk membawakan ceramah pada ujicoba perdana penggunaan BIC untuk kegiatan ibadah.
Dalam ceramahnya, pria berkacamata itu menyebut sebuah kisah,. Suatu hari Nabi Muhammad SAW memerintahkan kepada kaumnya untuk membakar sebuah masjid yang baru dibangun. Saat itu, umatnya kebingungan atas perintah tersebut. Namun Nabi menjelaskan alasannya karena masjid itu dibangun untuk memecah belah umat Islam pada waktu itu. Masjid itu  dibangun oleh kaum Yahudi dengan maksud untuk memecah belah persatuan umat Islam yang mulai berkembang tahun itu.
"Mari gunakan masjid yang belum bernama ini untuk mempersatukan umat agar Islam, agar menjadi rahmat untuk semua. Jangan ada diskriminasi. Adu domba. Persatuan harus dibangun di masjid ini. Mumpung belum beroperasi dengan "warna-warna" yang kurang cocok," katanya dalam ceramah malam itu.
Ceramah dengan durasi sekira 1,5 jam dimulai pada pukul 21.00 Wita setelah salat tarawih 20 rakaat yang disambung dengan salat witir 3 rakaat. Materi yang disampaikan Mahfud MD tak jauh dari momentum peringatan malam Nuzulul Quran, yakni berbicara mengenai keutamaan Quran yang dikaitkan dengan konteks kekinian. Keutamaan Quran sebagai asy-syifa atau penyembuh, Quran sebagai mukjizat, dan pengingat sejarah pun disampaikan dengan contoh-contoh yang masih relevan dengan saat ini. Karena latar belakangnya sebagai dosen, sehingga tak sulit menggabungkan materi mengenai keagamaan dengan konteks materi yang bersifat ilmiah, dan mampu diterima oleh ribuan jamaah yang hadir pada malam itu.
Sebelum ceramah dimulai, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dalam sambutannya juga menceritakan sedikit mengenai sejarah dibangunnya BIC yang digagas oleh Wali Kota Balikpapan periode 2001-2011, Imdaad Hamid dan Wakil Gubernur Kaltim Mukmin Faisyal beserta Ketua MUI Balikpapan Syarwani Zuhri. Pembangunan BIC itu menelan anggaran sekira Rp 329 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Balikpapan dan tambahan dari APBD Pemprov Kaltim sebesar Rp 50 miliar. Kompleks Islamic Center terbesar di Balikpapan itu memiliki daya tampung sekitar 10 ribu jamaah. Dengan ketinggian menara 68,2 meter. "Awalnya mau dibangun 99 meter, tapi karena takut mengganggu lalu lintas penerbangan maka dipangkas jadi 68,2 meter," aku Rizal.
Setelah dinyatakan rampung pada Agustus mendatang, dia ingin segera menyusun dewan pengurus dari BIC. Wali kota dua periode itu berharap kepengurusan BIC didominasi oleh anak muda, terutama dari kalangan remaja masjid. Begitu pula dengan nama masjid yang ada di BIC. Rizal ingin masyarakat mengusulkan penamaan masjid yang ada di kompleks BIC tersebut.
Walaupun banyak kekurangan dalam ujicoba perdana malam itu, Rizal merasa pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, dia kembali mengajak masyarakat Balikpapan untuk hadir lagi pada ujicoba penggunaan BIC yang kedua pada pelaksanaan Salat Ied nanti. “Mudah-mudahan Pak Imdaad bisa bergabung dengan kita saat Salat Ied nanti,” harap Rizal. (RIKIP AGUSTANI)


BACA JUGA

Sabtu, 30 Juli 2016 11:00

Level Waduk Manggar Naik 2 Meter

KABAR baik bagi pelanggan PDAM Balikpapan. Hujan deras yang mengguyur Kota Balikpapan menjadi berkah…

Sabtu, 30 Juli 2016 10:55

Waswas di Fly Over

FLY OVER alias jalan layang pertama di Kota Samarinda akhirnya beroperasi. Peresmian operasi dilakukan…

Sabtu, 30 Juli 2016 10:53

10 Ribu Rumah untuk Si Miskin

Kendati kondisi keuangan di APBD Provinsi Kaltim sedang defisit, itu tak mengurangi niat Pemprov Kaltim…

Senin, 25 Juli 2016 10:51

Mimpi Transportasi Balikpapan

Kota masa depan idealnya telah memiliki sistem transportasi yang efisien dan mengutamakan mobilitas…

Senin, 25 Juli 2016 10:43

Pulang Kampung dan Tak Kembali

Ratusan perantau kehabisan tiket dan terpaksa menginap di Pelabuhan Semayang.  Sebagian besar dari…

Senin, 25 Juli 2016 10:40

Apresiasi Pegawai Berprestasi

INI kabar baik bagi pegawai atau staf yang memiliki inovasi dan kreativitas. Gubernur Kalimantan Timur…

Senin, 25 Juli 2016 10:36

Rumah Baru di Samarinda Seberang

Dari polemik pemindahan Balaikota Samarinda ke Samarinda Seberang, wacana terlontar dari mulut Wali…

Senin, 25 Juli 2016 10:34

Balada Sampah Kota Tepian

Wajah Kota Tepian di Idulfitri lalu amburadul. Gunungan sampah berserak di pelbagai sudut kota. Bau…

Senin, 18 Juli 2016 10:59

Balikpapan Banjir Pendatang dari Pulau Seberang

Setiap arus balik Lebaran, jumlah warga Balikpapan terus mengalami peningkatan  signifikan. Lebih…

Senin, 18 Juli 2016 10:57

Membedah Agenda Baru Perkotaan

KOTA Surabaya akan menjadi tuan rumah konferensi internasional. Perumahan dan Pembangunan Perkotaan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .