KALTIM WEEKLY | UTAMA | POLITIK | HUKUM | MASKULIN | LEADER | WAWANCARA | LAPORAN KHUSUS

LEADER

Sabtu, 02 Juli 2016 19:35
Ibu Zaeni dan Serma Durman
PUASA DI MEDAN TEMPUR: Luhut Binsar Pandjaitan (duduk kedua dari kiri) bersama Serma Durman (berdiri dilingkari) dalam operasi tempur di Timor Portugis tahun 1975 – 1976.

PROKAL.CO, Oleh: Luhut Binsar Pandjaitan
Menkopolhukam

BEBERAPA pekan lalu, razia terhadap warung Ibu Zaeni menjadi viral di media. Agar kejadian ini tidak terulang lagi, saya mengimbau kepada saudara-saudara marilah kita saling menghormati dan menahan diri di bulan puasa ini.

Bicara tentang puasa, saya teringat kepada salah seorang anak buah yang rajin berpuasa walau saat sedang berada di tengah medan perang. Namanya, Sersan Mayor Durman, Caraka saya di Kompi A Denpur-1/Parako dalam operasi tempur di Timor Portugis tahun 1975 – 1976.

Sepanjang berlangsungnya operasi, sebagai seorang muslim Durman tetap menjalankan ibadah puasa. Berpuluh kilogram beratnya ransel di punggung, tidak pernah membatalkan niatnya untuk terus berpuasa.

Kala itu, perlengkapan yang dibawa setiap prajurit memang cukup berat. Beberapa di antaranya berupa senapan otomatis AK-47, 750 butir peluru kaliber 7,62 mm, 3 magasin lengkung, 2 granat, bekal makan untuk beberapa hari, baju loreng, kaos, sepatu lapangan, dan topi rimba. Belum lagi setiap regu masih harus membawa senapan mesin RPD, peluncur roket RPG-2 buatan Yugoslavia, 60 peluru roket 90 mm, penyembur api lengkap dengan 5 mortir dan 18 butir peluru.

Operasi yang kami jalankan adalah operasi yang cukup berat dan banyak merenggut korban. Kami di Kompi A mengawali operasi ini pada tanggal 7 Desember 1975 dengan kekuatan 110 orang prajurit. Tapi pada Maret 1976, jumlahnya bersisa menjadi 80 orang saja.

Selama 5 bulan operasi, kompi kami melakukan pertempuran setiap hari. Fierce battle istilahnya. Pertempuran berhadapan dengan pasukan Fretilin yang mempunyai motivasi tempur tinggi, kemampuan serta disiplin menembak prima, dan menguasai medan dengan sempurna.

Di tengah operasi yang melelahkan tersebut selalu ada waktu untuk istirahat makan. Yang kami makan adalah bekal makanan kaleng T-1. Setiap siang Durman dengan setianya membukakan kaleng makanan dan menyodorkannya kepada saya. Ada kalanya juga kami memasak makanan sendiri ketika merasa bosan dengan menu ransum tempur itu. Namun apapun menu kami, Durman tetap berpuasa dan tidak pernah batal.

Penasaran, saya pun bertanya kenapa dia tetap berpuasa di tengah kondisi seperti ini. “Biar lebih dekat dengan Tuhan,” jawabannya yang tidak pernah saya lupakan. Jawaban itu seolah menunjukkan betapa fokusnya dia pada hubungan dengan Tuhan-nya. Tapi bagi saya, Durman juga telah menunjukkan penghormatannya kepada tugas negara dan atasannya dengan tetap bertempur dan menyediakan makanan bagi saya selaku komandannya di Kompi A. Hebat!

Anak buah saya ini sekarang tinggal di Banten. Terakhir kami bertemu di acara reuni tahun lalu di Cijantung. Jika ada kesempatan, saya ingin Durman dapat menceritakan pengalamannya kepada Saudara-Saudari sekalian sehingga kita dapat belajar bahwa betapa indahnya harmoni di Negeri ini jika kita dapat saling menghormati.
Saya percaya, menghormati sesama manusia adalah juga bagian dari ibadah. Semoga bulan Ramadan ini dapat kita lalui dengan damai. (*/dikutip dari fanspage penulis)


BACA JUGA

Sabtu, 30 Juli 2016 11:05

Cerita Faridah, Ketika Tamatan SD Menjadi Guru

Faridah seperti kuntum bunga yang segera mekar. Faridah gadis yang cerdas. Usianya baru 15 tahun. Seorang…

Sabtu, 30 Juli 2016 11:02

Adangan Menuju Gubuk Sekolah

CERITA anak-anak Dusun Sambas menantang maut sepulang sekolah menyimpan trauma di benak anak-anak dan…

Sabtu, 09 Juli 2016 19:45

Sayap Dakwah Ahmad Rosyidi

Dua kali Ramadan telah dijalani Ahmad Rosyidi sebagai anggota DPRD Kaltim. Namun semangatnya untuk terus…

Sabtu, 02 Juli 2016 19:35

Ibu Zaeni dan Serma Durman

Oleh: Luhut Binsar PandjaitanMenkopolhukamBEBERAPA pekan lalu, razia terhadap warung Ibu Zaeni menjadi…

Sabtu, 02 Juli 2016 19:34

Jawaban Simpel Pembatalan Perda

JAGAT hukum Indonesia dikisruhkan lagi oleh berita pembatalan atas tidak kurang dari 3.143 peraturan…

Senin, 27 Juni 2016 09:32

15 Tahun Gran Senyiur

DI pengujung jabatan Tjutjup Suparna sebagai Wali Kota Balikpapan, pada suatu waktu kepala daerah berlatar…

Senin, 27 Juni 2016 09:31

Menyelami Kemauan Tenant

ARIES ADRIANTO termasuk tipikal pekerja yang cekatan. Ia juga seorang pekerja yang tak betah duduk di…

Senin, 27 Juni 2016 09:30

Pelajaran dari Petani Semangka

JEMARI tangannya menekan kalkulator pada smartphone-nya. Penjelasan hitung-hitungan meluncur dari mulutnya.…

Senin, 13 Juni 2016 10:12

Pesan Khusus dari Petani Jambu

MANTAN Gubernur Kaltim Suwarna Abdul Fatah tak lagi berdomisi di Kaltim. Namun, gubernur Kaltim dua…

Senin, 13 Juni 2016 10:08

Investasi Politik Anak Muda

 KEBESARAN hati diperlihatkan Sirajudin. Pendamping Heru Bambang pada pilwali Balikpapan 2015 itu…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .