KALTIM WEEKLY | UTAMA | POLITIK | HUKUM | MASKULIN | LEADER | WAWANCARA | LAPORAN KHUSUS

HUKUM

Senin, 27 Juni 2016 09:58
Jadi Tersangka, Ketua KNPI Ini Keluarkan Jurus Sakit
MENDADAK SAKIT: Harman Al Idrus gagal dikonfrontir dengan Jasno lantaran mendadak sakit

PROKAL.CO, LANGKAH Kejaksaan Negeri Samarinda untuk menyilang pendapat dengan saksi kunci dari perkara salah guna hibah KNPI Samarinda gagal terwujud. Padahal dua orang saksi telah siap untuk diadu.

Rabu pekan lalu, kejaksaan berencana mengkonfrontir keterangan dua saksi kunci dengan tersangka dalam perkara salah guna hibah KNPI Samarinda 2013-2014 lalu. Dua saksi kunci itu ialah sekretaris dan bendahara organisasi kepemudaan tersebut, Jasno dan La Iju.

Meski kedua orang tersebut hadir di markas kejaksaan Samarinda, Harman Al Idrus, tersangka dalam perkara ini justru gagal dijemput Tim Pidsus dari Rutan klas IIA Samarinda. “Mau bagaimana lagi? Dia (Harman) lagi sakit, jadi tak bisa kami periksa lebih lanjut,” ucap Kasi Pidsus Kejari Samarinda, Abdul Muis Ali.

Semula, menurutnya jika sakit yang diderita Harman tak begitu parah tentu tim akan tetap menjemputnya. Kenyataannya, saat tim pidsus menyambangi rutan, mereka justru dikejutkan dengan keadaan Ketua KNPI Samarinda itu. “Dia tak bisa bangun dari tempat tidurnya. Terpaksa kami harus menunda dulu pemeriksaan,” katanya lebih lanjut tanpa menerangkan sakit apa yang diderita Harman.

Langkah itu sempat diambilnya lantaran Adhyaksa Kota Tepian tengah berpacu dengan langkah penahanan yang terbatas waktu. Diketahui, Harman ditahan kala dirinya telah ditetapkan sebagai tersangka di 20 Mei lalu. Saat itu, Kejaksaan mengacu pada pasal 21 KUHAP dimana penyidik dapat melakukan penahan terhadap tersangka yang ditetapkannya. Masa waktu penahanan ialah selama 20 hari yang dapat diperpanjang kembali selama 40 hari.

Hingga Rabu lalu, Kejaksaan bahkan sudah memperpanjang masa penahanan kedua Harman di Rutan klas IIA Sempaja, Samarinda. “Kami berusaha untuk mempercepat prosesnya sehingga perkara ini dapat cepat bergulir. Tak enak juga menggantung status tersangkanya terlalu lama,” ucapnya lebih lanjut.

Kapan pemeriksaan akan kembali diagendakan Muis tak berani memastikan. Menurutnya, pemeriksaan akan menunggu kesehatan Harman hingga benar-benar pulih.

Sementara itu, Jasno dan La Iju memang telah menunggu pemeriksaan tersebut sejak pukul 10 pagi. KALTIM Weekly pun sempat mewawancarai keduanya dua jam kemudian. Saat itu keduanya sudah bersiap meninggalkan kantor Kejari Samarinda di bilangan Jalan M.Yamin.
Baik Jasno dan La Iju mengaku siap untuk diadu keterangannya. Menurut Jasno dirinya memang tak pernah mengetahui pengelolaan anggaran hibah yang diterima KNPI Samarinda selama 2013-2014. Soal terdapat tandatangannya di beberapa bukti yang dipegang penyidik pun diyakini palsu.

“Saya tak pernah mengurus anggaran, apalagi menurunkannya ke DPK (Dewan Pimpinan Kecamatan) yang ada,” aku Jasno.
“Kami berdua siap saja. Tapi hari ini batal. Mau gimana lagi,” imbuhnya sembari berlalu meninggalkan awak media ini. (Robayu, Samarinda)


BACA JUGA

Sabtu, 30 Juli 2016 11:27

Mengawal Titah Jokowi

Kapasitas Kejaksaan Benua Etam tengah disorot kala Hari Bakti Adhyaksa (HBA) ke-56, 22 Juli lalu. Refleksi…

Senin, 18 Juli 2016 10:53

Tipikor Rasa Samarinda

Kinerja Adhyaksa Kota Tepian memberantas korupsi terus dinanti pegiat antirasuah. Jelang Hari Bakti…

Senin, 27 Juni 2016 09:56

Kursi Panas Penilep Hibah

DUA perkara penilep hibah garapan Polresta Samarinda bergulir beriringan di Pengadilan Tipikor Samarinda.…

Senin, 20 Juni 2016 11:01

Gilincir Konsultan di Proyek Rumah

ADHYAKSA Benua Etam kembali memetik satu perkara penyidikannya. Kolaborasi bersama Adhyaksa di kabupaten/kota…

Senin, 20 Juni 2016 10:59

Bersiap Mengadu Jasno-Harman

ANGGOTA legislatif  Kota Tepian terjerembab  dalam pusaran korupsi salah guna hibah KNPI Samarinda…

Senin, 20 Juni 2016 10:58

Menebar Kembali Jaring Tersangka

ENAM tersangka sudah terjaring dalam korupsi Polder Gg Indra. Adhyaksa Kota Tepian belum puas dengan…

Senin, 13 Juni 2016 09:45

Bukti Pengacau Penyidikan

POTONGAN peristiwa dalam korupsi Polder Gg Indra mulai tersusun seiring ditetapkannya tersangka. Tapi…

Senin, 13 Juni 2016 09:43

Setahun untuk Kristosmus

PERKARA korupsi perumahan rakyat berhenti bergulir di Pengadilan Tipikor Samarinda. Pembacaan putusan…

Senin, 13 Juni 2016 09:38

Wajah Baru PN Samarinda

POSISI Ketua Pengadilan Negeri (PN) Samarinda kembali berganti. Setahun lebih dipimpin Nawawi Pomolango,…

Sabtu, 04 Juni 2016 10:49

Berpacu Menahan Ketua KNPI

STATUS tersangka telah dilekatkan. Adhyaksa Kota Tepian pun menaikan tempo penanganan dugaan salah guna…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .