KALTIM WEEKLY | UTAMA | POLITIK | HUKUM | MASKULIN | LEADER | WAWANCARA | LAPORAN KHUSUS

LEADER

Senin, 27 Juni 2016 09:30
Pelajaran dari Petani Semangka
YASSER ARAFAT

PROKAL.CO, JEMARI tangannya menekan kalkulator pada smartphone-nya. Penjelasan hitung-hitungan meluncur dari mulutnya. Dari satu guludan akan menghasilkan sekian ton. Dalam satu hektare ada sekian guludan. Biaya produksi untuk satu hektare sekian rupiah. Harga di tingkat pengepul sekian rupiah. Keuntungan bersih satu hektare sekian rupiah.

Lelaki dengan kalkulator di tangannya itu adalah Yasser Arafat, Ketua Kadin Balikpapan. Bercerita tentang pelajaran yang baru saja ia peroleh dari seorang petani semangka. Sebuah pelajaran tentang manisnya keuntungan membudidayakan buah yang rasanya manis itu. Dia tertarik untuk mengembangkan komoditas tersebut. Gagasan program pun terlontar: Kadin Bertani.

Kadin Bertani terkonsep dalam wujud agriculture terpadu dengan nama Kebun Kadin. “Konsepnya seperti Taman Buah Mekarsari di Bogor. Ini masih sebatas gagasan,” ujarnya.

Yasser meyakini gurih keuntungan pada bidang pertanian sangat menjanjikan.  Terlebih Kaltim selama ini hanya menjadi pasar bagi daerah lain. Hampir seluruh kebutuhan pangan di Bumi Etam dipasok dari luar daerah.

“Minus antara produksi dan konsumsi pangan di Kaltim semestinya menjadi kegelisahan pemerintah daerah dan stakeholder lainnya. Saatnya Kaltim mengejar ketertinggalan di sektor pertanian dari daerah lain,” ujarnya.

Agar sektor pertanian semakin menggeliat, Kadin memandang diperlukan adanya regulasi yang berpihak pada petani lokal. Caranya, dengan membuat peraturan daerah. Melalui perda, ada aturan yang mewajibkan seluruh ritel di Balikpapan menampung hasil produksi petani lokal.

“Pengelola ritel perlu menjelaskan kepada petani pemasok tentang standard kualitas produk pertanian yang bisa mereka tampung. Karenanya, peran penyuluh pertanian untuk memberikan pendampingan kepada petani menjadi sangat penting,” ujar pengusaha muda yang pernah menekuni bisnis tambak ikan di Kepulauan Seribu ini. (jid)


BACA JUGA

Sabtu, 30 Juli 2016 11:05

Cerita Faridah, Ketika Tamatan SD Menjadi Guru

Faridah seperti kuntum bunga yang segera mekar. Faridah gadis yang cerdas. Usianya baru 15 tahun. Seorang…

Sabtu, 30 Juli 2016 11:02

Adangan Menuju Gubuk Sekolah

CERITA anak-anak Dusun Sambas menantang maut sepulang sekolah menyimpan trauma di benak anak-anak dan…

Sabtu, 09 Juli 2016 19:45

Sayap Dakwah Ahmad Rosyidi

Dua kali Ramadan telah dijalani Ahmad Rosyidi sebagai anggota DPRD Kaltim. Namun semangatnya untuk terus…

Sabtu, 02 Juli 2016 19:35

Ibu Zaeni dan Serma Durman

Oleh: Luhut Binsar PandjaitanMenkopolhukamBEBERAPA pekan lalu, razia terhadap warung Ibu Zaeni menjadi…

Sabtu, 02 Juli 2016 19:34

Jawaban Simpel Pembatalan Perda

JAGAT hukum Indonesia dikisruhkan lagi oleh berita pembatalan atas tidak kurang dari 3.143 peraturan…

Senin, 27 Juni 2016 09:32

15 Tahun Gran Senyiur

DI pengujung jabatan Tjutjup Suparna sebagai Wali Kota Balikpapan, pada suatu waktu kepala daerah berlatar…

Senin, 27 Juni 2016 09:31

Menyelami Kemauan Tenant

ARIES ADRIANTO termasuk tipikal pekerja yang cekatan. Ia juga seorang pekerja yang tak betah duduk di…

Senin, 27 Juni 2016 09:30

Pelajaran dari Petani Semangka

JEMARI tangannya menekan kalkulator pada smartphone-nya. Penjelasan hitung-hitungan meluncur dari mulutnya.…

Senin, 13 Juni 2016 10:12

Pesan Khusus dari Petani Jambu

MANTAN Gubernur Kaltim Suwarna Abdul Fatah tak lagi berdomisi di Kaltim. Namun, gubernur Kaltim dua…

Senin, 13 Juni 2016 10:08

Investasi Politik Anak Muda

 KEBESARAN hati diperlihatkan Sirajudin. Pendamping Heru Bambang pada pilwali Balikpapan 2015 itu…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .