KALTIM WEEKLY | UTAMA | POLITIK | HUKUM | MASKULIN | LEADER | WAWANCARA | LAPORAN KHUSUS

HUKUM

Senin, 20 Juni 2016 11:01
Gilincir Konsultan di Proyek Rumah
STATUS TERSANGKA: Direktur dan manajer yang berperan sebagai konsultan pengawas di proyek Kemenpera di Kejaksaan Negeri Samarinda.

PROKAL.CO, ADHYAKSA Benua Etam kembali memetik satu perkara penyidikannya. Kolaborasi bersama Adhyaksa di kabupaten/kota pun ditempuh guna memaksimalkan tuntutan saat bergulir di peradilan.

Selasa pekan lalu, markas kejaksaan negeri (Kejari) Samarinda disambangi tim pidsus Kejati Kaltim. Terlihat di antaranya Achmad Yusuf Ibrahim dan Andi Panca Sakti, dua kasi dari Bung Tomo – markas Kejati Kaltim. Sementara itu, beberapa jaksa di belakangnya membawa dua bundel berkas perkara.

Tumpukan dokumen itu pun diketahui Berkas Acara Pidana (BAP) dari perkara dugaan korupsi pada proyek pengembangan sarana, prasarana dan utilitas perumahan sejahtera tapak dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) se-Kaltim.

Tiga puluh menit berselang, jaksa lainnya datang bersama dua tersangka yang telah ditetapkan dalam perkara ini. Kedua tersangka itu ialah direktur dan manajer PT Argo Teknik Konsultama (ATK) yang bekerja sama dengan CV Triligon sebagai konsultan pengawas di proyek Kementerian yang kini bernama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tersebut, M. Asraruddin Amir dan Dony Ari Wibowo.

Keduanya telah lebih dulu ditahan di Rutan Klas IIA Sempaja sejak 2 Maret lalu, kala Kejati merilis perkara baru yang tengah ditanganinya.
Kasi Penyidikan Kejati Kaltim, Achmad Yusuf Ibrahim yang diwawancarai KALTIM Weekly menerangkan kedatangannya tersebut tak lain untuk melimpahkan perkara murni yang ditangani Kejati tersebut. “Ini tahap dua saja, kami meneruskan ke Kejari Samarinda mengingat dekat dengan Pengadilan Tipikor,” ucapnya.

Didampingi Kasi Penuntutan, Andi Panca Sakti, Yusuf pun membeber sedikit hasil penyidikan yang menyebabkan kedua tersangka ini terjerat. Diakuinya, perkara ini ialah pengembangan dari perkara garapan Polda Kaltim yang menjerat beberapa kontraktor dari proyek 2011 lalu yang tersebar di 6 kabupaten/kota di Kaltim.

Bermula dari pengembangan itu tim diturunkan dan langsung dipimpin Agus Tatang Volleyantoro, Asisten Pidana Khusus Kejati Kaltim untuk bertolak ke Jakarta menggeledah kantor Kementerian PUPR. Dari penggeledahan itu, setidaknya dokumen-dokumen penunjang penyidikan berhasil digenggam penyidik, antara lain Surat Perjanjian Kerja (SPK) nomor KU.08.08/PK-PK/P2P/SPVPSU 11-15/343 tertanggal 7 November 2011 dan Surat Perintah Pembayaran Langsung (SPP-LS) tanggal 25 November 2011. Adapula, dokumen jaminan uang muka para pemenang lelang.

Beberapa kontraktor yang telah terjerat dalam perkara ini ialah Lili Sumantri (Direktur PT Laras Turangga), Hamsyah (Direktur PT Fath Jaya Utama), Suriadji (Direktur PT Widya Raya), Crishostomos (Direktur PT Adhikarya Teknik Perkasa), dan Sri Suko Lestari yang meminjam bendera PT Laras Turangga dan PT Fath Jaya Utama. “Kontraktor memang menjadi hilir timbulnya perkara ini. Namun, dari penilaian tim konsultan pun turut terjerat karena berperan dalam pengawasannya,” tuturnya.

Modus operandi yang timbul dari perbuatan keduanya tak lain memanipulasi laporan perkembangan pekerjaan kontraktor. “Misal progres di lapangan belum usai, tapi sudah dinyatakan selesai 100 persen,” lanjutnya mengumpamakan.
Dari laporan fiktif yang dibuat konsultan pengawas ini, anggaran pun dicairkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Padahal, pembayaran seharusnya baru terjadi setelah proyek benar-benar usai, dikurangi dengan perawatan serta ada tidaknya kontrak perubahan (adendum) ataupun denda keterlambatan.

Untuk kerugian, baik Yusuf maupun Andi enggan membeber dan memilih menyerahkan sepenuhnya kala perkara ini bergulir di Pengadilan Tipikor Samarinda. “Yang jelas acuannya dari kontrak kerjasama PT ATK dengan Kemenpera,” pungkasnya.

Di lain tempat, Abdul Muis Ali, Kasi Pidsus Kejari Samarinda mengakui selain melimpahkan tersangka dan BAP turut pula memformulasikan tim penuntut umum yang terdiri dari jaksa Kejati Kaltim maupun Kejari Samarinda. “Tim penuntut umumnya ada 7 orang serta perpanjangan penahanan dari kami hingga 26 Juni nanti,” pungkasnya.
Pukul 4.30 sore berkas pelimpahan pun rampung. Kedua tersangka pun kembali diantar ke Rutan klas IIA Sempaja oleh tim yang menjemputnya semula. (Robayu, Samarinda)



BACA JUGA

Sabtu, 30 Juli 2016 11:27

Mengawal Titah Jokowi

Kapasitas Kejaksaan Benua Etam tengah disorot kala Hari Bakti Adhyaksa (HBA) ke-56, 22 Juli lalu. Refleksi…

Senin, 18 Juli 2016 10:53

Tipikor Rasa Samarinda

Kinerja Adhyaksa Kota Tepian memberantas korupsi terus dinanti pegiat antirasuah. Jelang Hari Bakti…

Sabtu, 09 Juli 2016 19:47

Rasuah KNPI dan Folder Siap Gulir

Penanganan dua kasus korupsi polder Gang Indra dan salah guna hibah KNPI Samarinda terus menjadi sorotan.…

Sabtu, 09 Juli 2016 19:46

Siasat untuk Perkara Tunggakan

Langkah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim mengentaskan korupsi terus dinanti para pegiat antirasuah.…

Sabtu, 02 Juli 2016 19:46

Dua Hibah Satu Makelar

Dua perkara salah guna hibah yang bergulir di Pengadilan Tipikor Samarinda menemui titik buntu. Majelis…

Sabtu, 02 Juli 2016 19:44

Bau Rasuah Bernilai Gemuk di Jembatan Kembar

TIM khusus Gedung Bundar, sebutan untuk Kantor Kejaksaan Agung, kembali hadir di Kota Tepian. Rasuah…

Senin, 27 Juni 2016 09:58

Jadi Tersangka, Ketua KNPI Ini Keluarkan Jurus Sakit

LANGKAH Kejaksaan Negeri Samarinda untuk menyilang pendapat dengan saksi kunci dari perkara salah guna…

Senin, 27 Juni 2016 09:56

Kursi Panas Penilep Hibah

DUA perkara penilep hibah garapan Polresta Samarinda bergulir beriringan di Pengadilan Tipikor Samarinda.…

Senin, 20 Juni 2016 11:01

Gilincir Konsultan di Proyek Rumah

ADHYAKSA Benua Etam kembali memetik satu perkara penyidikannya. Kolaborasi bersama Adhyaksa di kabupaten/kota…

Senin, 20 Juni 2016 10:59

Bersiap Mengadu Jasno-Harman

ANGGOTA legislatif  Kota Tepian terjerembab  dalam pusaran korupsi salah guna hibah KNPI Samarinda…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .