KALTIM WEEKLY | UTAMA | POLITIK | HUKUM | MASKULIN | LEADER | WAWANCARA | LAPORAN KHUSUS

HUKUM

Senin, 20 Juni 2016 10:59
Bersiap Mengadu Jasno-Harman
Harman Al Idrus

PROKAL.CO, ANGGOTA legislatif  Kota Tepian terjerembab  dalam pusaran korupsi salah guna hibah KNPI Samarinda 2013-2014. Adhyaksa pun bersiap mengadu keterangan yang bertolak belakang dengan tersangka dalam perkara ini.

Kejaksaan Kota Tepian terus menggeber dugaan salah guna hibah KNPI Samarinda ini. Saksi penting pun kembali diperiksa guna memaksimalkan jalannya penyidikan. Mantan sekretaris DPD KNPI Samarinda, Jasno misalnya.

Politisi partai berlambang matahari putih itu kembali diperiksa Rabu pekan lalu. Anggota komisi III DPRD Samarinda itu bahkan sudah terlihat di bilangan M.Yamin, markas Kejari Samarinda sejak pukul 10 pagi dan langsung menuju ruang jaksa Doni Dwi Wijayanto yang akan memeriksanya di lantai dua.

Empat jam berselang pemeriksaan pun usai, Jasno tak bergegas pulang. Ia sempat menemui Abdul Muis Ali, Kasi Pidsus Kejaksaan Samarinda di ruangannya.

Jasno yang diwawancarai KALTIM Weekly ketika keluar dari ruang pidsus mengaku hanya diperiksa seputar penggunaan hibah periode 2013-2014 yang mencapai Rp 9,5 miliar itu. “Cuma memberikan keterangan tambahan. Karena pemeriksaan sebelumnya ‘kan sudah,” ujarnya sembari menuruni anak tangga. Pemeriksaan pun katanya, hanya berlangsung sekitar dua jam. “Sempat bincang-bincang tadi makanya agak lama di dalam,” imbuh mantan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Palaran itu.

Lagipula, dirinya sama sekali tak pernah terlibat dalam penggelolaan hibah selama kepengurusannya. Namun, dari bukti yang dipegang penyidik tertera beberapa laporan penggunaan anggaran yang ditandatanganinya selaku sekertaris. “Padahal selama kepengurusan saya tak pernah menandatangani apapun,” terangnya sembari bergegas pergi.

Diketahui, dari total hibah senilai Rp 9,5 miliar tersebut diterima DPD KNPI Samarinda di dua mata anggaran, yakni pada 2013 senilai Rp, 4,5 miliar dan Rp 5 miliar di tahun selanjutnya. Penyidik kejaksaan belum dapat mengusut penggunaan hibah yang diterima 2015 lantaran masih dalam audit Badan Pengawas Keuangan (BPK) Perwakilan Kaltim. Dari perkara ini, Ketua KNPI Samarinda Harman Al Idrus ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan di Rutan klas IIA Sempaja sejak 21 Mei lalu.

Abdul Muis Ali yang ditemui terpisah pun mengaku ini merupakan kali kelima Jasno diperiksa sejak perkara ini mulai dilidik 7 September tahun lalu. Poin pertanyaan yang diajukan timnya pun tak begitu banyak mengingat pemeriksaan kali ini hanya seputar pengelolaan hibah tersebut. “Sekitar 20 pertanyaan tadi,” ucapnya.

Soal perbedaan keterangan antara Jasno yang mengaku tak pernah menandatangani dokumen yang berkaitan dengan hibah tersebut terdapat perbedaan dengan keterangan tersangka Harman. Langkah mengkonfrontir keterangan keduanya yang bertolak belakang pun diambil. “Karena adanya perbedaan ini. Akan kami coba konfrontasi keterangan keduanya,” terangnya.

Jasno dan Harman pun akan dihadapkan penyidik untuk menemukan titik terang penggunaan hibah tersebut yang direncanakan Muis akan berlangsung 15 Juni ini. “Coba ditemukan saja keduanya biar klop keterangannya,” (Robayu, Samarinda)




BACA JUGA

Sabtu, 30 Juli 2016 11:27

Mengawal Titah Jokowi

Kapasitas Kejaksaan Benua Etam tengah disorot kala Hari Bakti Adhyaksa (HBA) ke-56, 22 Juli lalu. Refleksi…

Senin, 18 Juli 2016 10:53

Tipikor Rasa Samarinda

Kinerja Adhyaksa Kota Tepian memberantas korupsi terus dinanti pegiat antirasuah. Jelang Hari Bakti…

Sabtu, 09 Juli 2016 19:47

Rasuah KNPI dan Folder Siap Gulir

Penanganan dua kasus korupsi polder Gang Indra dan salah guna hibah KNPI Samarinda terus menjadi sorotan.…

Sabtu, 09 Juli 2016 19:46

Siasat untuk Perkara Tunggakan

Langkah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim mengentaskan korupsi terus dinanti para pegiat antirasuah.…

Sabtu, 02 Juli 2016 19:46

Dua Hibah Satu Makelar

Dua perkara salah guna hibah yang bergulir di Pengadilan Tipikor Samarinda menemui titik buntu. Majelis…

Sabtu, 02 Juli 2016 19:44

Bau Rasuah Bernilai Gemuk di Jembatan Kembar

TIM khusus Gedung Bundar, sebutan untuk Kantor Kejaksaan Agung, kembali hadir di Kota Tepian. Rasuah…

Senin, 27 Juni 2016 09:58

Jadi Tersangka, Ketua KNPI Ini Keluarkan Jurus Sakit

LANGKAH Kejaksaan Negeri Samarinda untuk menyilang pendapat dengan saksi kunci dari perkara salah guna…

Senin, 27 Juni 2016 09:56

Kursi Panas Penilep Hibah

DUA perkara penilep hibah garapan Polresta Samarinda bergulir beriringan di Pengadilan Tipikor Samarinda.…

Senin, 20 Juni 2016 11:01

Gilincir Konsultan di Proyek Rumah

ADHYAKSA Benua Etam kembali memetik satu perkara penyidikannya. Kolaborasi bersama Adhyaksa di kabupaten/kota…

Senin, 20 Juni 2016 10:59

Bersiap Mengadu Jasno-Harman

ANGGOTA legislatif  Kota Tepian terjerembab  dalam pusaran korupsi salah guna hibah KNPI Samarinda…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .