KALTIM WEEKLY | UTAMA | POLITIK | HUKUM | MASKULIN | LEADER | WAWANCARA | LAPORAN KHUSUS

LEADER

Senin, 13 Juni 2016 10:08
Investasi Politik Anak Muda

Setelah Gagal di Pilwali Balikpapan

Sirajudin

PROKAL.CO, class="p1"> KEBESARAN hati diperlihatkan Sirajudin. Pendamping Heru Bambang pada pilwali Balikpapan 2015 itu kompak hadir pada acara syukuran dan pisah sambut wali kota dan wakil wali kota Balikpapan periode 2016-2021. 

Kalah dalam pilwali tidak membuat Sirajudin bermurung durja. Ia tetap  berikhtiar untuk terus berkiprah di dunia politik. Kegagalan tersebut justru membuatnya bersyukur. Anak muda itu merasa mendapat banyak pengalaman dan menganggap sebagai investasi politik. Dengan persiapan  yang relatif singkat kurang dari setahun, pria berambut pendek itu mendapatkan hasil yang cukup memuaskan. 

“Saya tidak menyesal. Justru sebaliknya, saya bangga dengan hasil pencapaian saya. Artinya investasi politik yang masih seumur jagung, belum ada setahun tapi hasilnya sangat luar biasa,” ucap suami dari Imel Putri Cahyanti itu.

Tidak dimungkiri, dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota Balikpapan tahun 2015, Heru Bambang dan Sirajudin berhasil mengumpulkan 91.417 suara. Selisih 24.913 suara dengan Rizal Effendi dan Rahmad Mas’ud yang menjadi wali kota dan wakil wali kota terpilih periode 2016-2021. Hal itulah yang menjadi acuannya untuk maju kembali dalam pemilihan kepala daerah, baik itu pemilihan gubernur atau pemilihan wali kota berikutnya, bahkan pada pemilihan legislatif mendatang. 

“Saya memperoleh banyak pengalaman setelah ini (pemilihan wali kota Balikpapan). Insyaallah, jika nanti ada kesempatan untuk maju lagi, saya sudah punya modal besar dan pengalaman yang cukup. Kegagalan ini awal dari kemenangan saya yang akan datang,” kata Sirajudin. 

Pengusaha muda Balikpapan itu belum menentukan sikap terkait dengan partai politik (parpol) mana yang akan menjadi “perahunya” mengarungi dunia politik nanti. Saat ini, dirinya pun masih tercatat sebagai kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Balikpapan. Namun tawaran dari partai-partai besar lainnya juga membuatnya sedikit tertarik untuk berpindah partai. 

Salah satunya adalah Partai Amanat Nasional (PAN) Balikpapan. Partai tersebut kini dipimpin oleh mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Balikpapan, Gatot Koco. Sebelumnya, Sirajudin ditawarkan untuk membangun partai berlambang matahari bersinar itu. Namun karena dia belum menentukan pilihan,  tawaran tersebut diberikan kepada sahabatnya itu. Tak hanya PAN Balikpapan, ada juga beberapa partai lain yang masih dia rahasiakan.   

Insyaallah saya mantapkan lagi, pilihan hati untuk karir politik saya, sehabis lebaran. Apakah tetap di Gerindra atau partai lain,” akunya. 

Begitu pula dengan pilihan politiknya nanti. Anak dari Haji Machmud itu belum menentukan pilihan, apakah akan ikut dalam pemilihan gubernur tahun 2018 atau pemilihan legislatif 2019 mendatang. 

Dia lebih banyak mengumpulkan pertimbangan dari keluarga, teman, dan tim pemenangan yang membantunya dalam pemilihan wali kota tahun 2015.  

Aktivitas yang dijalani sekarang adalah fokus menghabiskan waktu dengan keluarganya dan memerhatikan beberapa usahanya yang sempat kurang terkelola akibat kesibukan pilwali. 

“Sekarang puasin dulu kumpul dengan keluarga besar. Mau fokus ke keluarga dulu, ibadah yang khusyu dan juga saya ingin istikharah untuk menentukan pilihan rencana saya ke depan. Semuanya akan saya jawab setelah lebaran,” ungkapnya. 

Sirajudin pun banyak menghabiskan waktu menjalin silaturahim dengan senior dan sesepuh tokoh politik di Kalimantan. Tujuannya untuk menambah ilmu politiknya. Selain itu, dia juga ingin melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah. Kampus yang dia pilih adalah Universitas Terbuka (UT). “Sedang persiapan daftar kuliah di UT Saya akan ambil (fakultas) hukum,” ujar Sirajudin. 

RIKIP AGUSTANI


BACA JUGA

Sabtu, 30 Juli 2016 11:05

Cerita Faridah, Ketika Tamatan SD Menjadi Guru

Faridah seperti kuntum bunga yang segera mekar. Faridah gadis yang cerdas. Usianya baru 15 tahun. Seorang…

Sabtu, 30 Juli 2016 11:02

Adangan Menuju Gubuk Sekolah

CERITA anak-anak Dusun Sambas menantang maut sepulang sekolah menyimpan trauma di benak anak-anak dan…

Sabtu, 09 Juli 2016 19:45

Sayap Dakwah Ahmad Rosyidi

Dua kali Ramadan telah dijalani Ahmad Rosyidi sebagai anggota DPRD Kaltim. Namun semangatnya untuk terus…

Sabtu, 02 Juli 2016 19:35

Ibu Zaeni dan Serma Durman

Oleh: Luhut Binsar PandjaitanMenkopolhukamBEBERAPA pekan lalu, razia terhadap warung Ibu Zaeni menjadi…

Sabtu, 02 Juli 2016 19:34

Jawaban Simpel Pembatalan Perda

JAGAT hukum Indonesia dikisruhkan lagi oleh berita pembatalan atas tidak kurang dari 3.143 peraturan…

Senin, 27 Juni 2016 09:32

15 Tahun Gran Senyiur

DI pengujung jabatan Tjutjup Suparna sebagai Wali Kota Balikpapan, pada suatu waktu kepala daerah berlatar…

Senin, 27 Juni 2016 09:31

Menyelami Kemauan Tenant

ARIES ADRIANTO termasuk tipikal pekerja yang cekatan. Ia juga seorang pekerja yang tak betah duduk di…

Senin, 27 Juni 2016 09:30

Pelajaran dari Petani Semangka

JEMARI tangannya menekan kalkulator pada smartphone-nya. Penjelasan hitung-hitungan meluncur dari mulutnya.…

Senin, 13 Juni 2016 10:12

Pesan Khusus dari Petani Jambu

MANTAN Gubernur Kaltim Suwarna Abdul Fatah tak lagi berdomisi di Kaltim. Namun, gubernur Kaltim dua…

Senin, 16 Mei 2016 11:36

Memeluk Gunung Problem Pendidikan

2 Mei 1972. Empat puluh empat tahun lalu, di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Menteri P & K…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .