KALTIM WEEKLY | UTAMA | POLITIK | HUKUM | MASKULIN | LEADER | WAWANCARA | LAPORAN KHUSUS

MASKULIN

Senin, 13 Juni 2016 10:03
Misteri Kematian Sang Pangeran

PROKAL.CO, class="p1"> PRINCE dikenal sebagai sosok misterius sepanjang hidupnya. Sepekan setelah ditemukan tewas di eskalator rumahnya, hingga kini kematiannya pun masih menjadi misteri.

Meski begitu, sebuah informasi terbaru muncul ke permukaan, mengenai beberapa panggilan darurat yang berasal dari Paisley Park, kediaman Prince, sebelum dia meninggal. 

Dalam kurun sejak 2013 hingga hari kematiannya pada 21 April 2016 lalu, ternyata ada empat panggilan darurat yang dikirimkan dari kediaman Prince. Hal itu tercantum dalam laporan yang dikeluarkan kantor Sherif Carver County, Minnesota.

Tercatat, petugas menerima panggilan darurat yang meminta tim medis datang ke Paisley Park pada 23 Oktober 2013, 9 Agustus 2015, 6 September 2015, dan terakhir pada 21 April 2016.

Penyebab dan hasil pemeriksaan tiga panggilan darurat pertama tidak diketahui publik. Namun, CNN mendapatkan informasi detail tentang bagaimana petugas kepolisian menemukan tubuh Prince pada hari kematiannya.

Pada 21 April 2016, sekitar pukul 09.43, deputi sherif dikirim setelah adanya panggilan medis ke Paisley Park 7810 Audubon Dr, Chanhassen, Minnesota. Deputi sherif dan ambulans yang membawa tim medis dari Chanhassen Fire and Ridgeview tiba pada dan atau sekitar pukul 09:48. Ditemukan seorang laki-laki dewasa dalam keadaan tidak responsif di eskalator. “Mereka mencoba memberikan CPR untuk menyelamatkan nyawa, tetapi tidak mampu menghidupkan kembali korban. Dia dinyatakan meninggal pada pukul 10.07. Dia diidentifikasi sebagai Prince Rogers Nelson, berusia 57 tahun, dari Chanhasse," tulis informasi yang didapatkan CNN.

Pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi dan uji racun untuk mencari tahu penyebab kematian Prince. Cerita muram tentang kematian Prince yang masih terus mengikuti seakan tak mengejutkan, mengingat tertutupnya Prince soal kehidupan pribadinya.

Keterangan resmi terbaru dari pihak berwajib menyatakan kalau Prince mengonsumsi obat pereda nyeri dari resep dokter sebelum meninggal dunia. 

Prince ditemukan tak bernyawa di dalam lift rumahnya, Paisley Park, Minnesota pada Kamis (21/4).  Pelantun lagu Purple Rain itu mengembuskan napas terakhir dalam usianya yang ke-57 tahun. 

Semenjak itu, banyak yang menganalisa penyebab kematian Prince. Tidak sedikit yang menduga kalau ia tewas setelah overdosis obat-obatan terlarang. Namun, pihak berwajib sempat menyatakan kalau tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh Prince.

Dikutip dari NBC, obat pereda nyeri yang ditenggak Prince berjenis Percocet. Ia rutin mengonsumsi Percocet untuk meredakan nyeri pada pinggangnya. 

Obat resep dokter itu sempat membuat Prince dilarikan ke rumah sakit lima hari sebelum menutup mata untuk selama-lamanya.

Ketika itu, nyawanya sempat terselamatkan, karena tim dokter menyuntikkannya obat anti-overdosis berjenis Naloxone. Meski ditemukan kandungan Percocet dalam tubuhnya, belum diketahui apakah benar Prince meninggal dunia karena overdosis obat tersebut.

Saat ini, pihak berwajib meminta bantuan dari Drug Enforcement Administration untuk meneliti sebab dan akibat dari obat tersebut.

Kuasa hukum Prince, L. Londell McMillan, membantah isu kalau Prince kerap mengonsumsi obat terlarang. "Ia sedang tidak mengonsumsi apapun, meski sedang menjalani pengobatan. Saya tidak ingin memperkeruh suasana dengan membuat pernyataan mengenai hal tersebut," ujar McMillan, yang juga sempat menjadi manajer Prince selama 25 tahun.

 

Kepergian Prince tentu saja membuat haru seluruh dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Barack Obama. "Hari ini, kita telah kehilangan salah satu simbol kreatifitas," kata Obama dalam keterangan resminya yang dikutip dari NME.

Hakim di Pengadilan Minnesota telah memberikan surat perintah kepada Kepolisian Minnesota untuk melakukan penggeledahan di rumah mendiang Prince pada Kamis (28/4). Rumah yang berdiri megah di Paisley Park itu akan digeledah untuk keperluan investigasi kematian sang pelantun Purple Rain.

 

Harta Tak Bertuan

Selain karya, setelah tidak lagi berada di dunia mendiang Prince juga meninggalkan harta benda. Soal pembagian warisan tentu saja menjadi hal yang sangat dinanti, tidak hanya oleh keluarga namun juga media.

Sayangnya, tidak ada selembar surat warisan pun yang ditinggalkan Prince kepada keluarga maupun kuasa hukumnya. Dikutip dari TMZ, hal ini dibenarkan oleh hakim di Pengadilan Minnesota. Sebelumnya, adik Prince, Tyka, juga mengatakan hal yang sama.

Karena tidak ada wasiat, harta benda Prince akan diamankan oleh Bremer Trust, bank yang selama ini dipercaya mengurusi keuangannya. 

Bremer Trust akan mendata dan membagi secara rata warisan Prince kepada keluarga terdekatnya. 

Masih menurut hakim, proses ini akan memakan waktu hingga enam bulan ke depan agar pembagian warisan tidak berujung kisruh. Pengadilan Minnesota sempat menyebutkan kalau harta benda Prince bernilai total lebih dari US$150 juta atau sekitar Rp1,9 triliun. NET

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 30 Juli 2016 11:26

Jurus Penangkis “Modus”

SEDIANYA kampus menggelar ospek dengan tujuan membantu mahasiswa baru menjalani masa transisi dari sekolah…

Senin, 25 Juli 2016 10:47

MENOLAK JOB

SEMANGAT dan kegigihan di dunia modelling mengantarkan nama gadis cantik ini menjadi model andal. Bermodal…

Senin, 18 Juli 2016 10:51

Dangdut Berkonsep Jepang

PRESTASI gemilang pemuda Samarinda harus diacungi jempol. Tak hanya di bidang pendidikan dan budaya,…

Sabtu, 09 Juli 2016 19:43

Mudik Menyenangkan

SEMAKIN mendekati akhir Ramadan, publik mulai tidak sabar menyambut datangnya Hari Raya Idulfitri. Tidak…

Sabtu, 02 Juli 2016 19:47

Lebih Tenang, Tetap Gaya

KEPUTUSAN yang sangat berat bagi kebanyakan perempuan untuk memutuskan menggunakan jilbab atau hijab.…

Senin, 27 Juni 2016 09:55

Ngabuburit Produktif

Tasia Salsabila tidak mau berleha-leha selama puasa. Banyaknya job pemotretan dan syuting membuatnya…

Senin, 20 Juni 2016 10:56

Momen Kumpul Bareng

BANYAK orang yang mengubah rutinitasnya selama puasa, misalnya memperbanyak waktu istirahat atau tidur.…

Senin, 20 Juni 2016 10:54

Kenalan dengan Gamayel, Guyon Ala Polisi yang "Serempet-Serempet" Korps

SURAT dari Kapolres Balikpapan AKBP Jeffri Dian Juniarta membuat Mei Mahathir Gamayel galau. Surat itu…

Senin, 13 Juni 2016 10:05

Ramadan Colour Full

BULAN Ramadan menjadi sarana terbaik bagi banyak orang untuk meng-upgrade keimanan. Namun, satu hal…

Senin, 13 Juni 2016 10:03

Misteri Kematian Sang Pangeran

 PRINCE dikenal sebagai sosok misterius sepanjang hidupnya. Sepekan setelah ditemukan tewas di…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .