KALTIM WEEKLY | UTAMA | POLITIK | HUKUM | MASKULIN | LEADER | WAWANCARA | LAPORAN KHUSUS

POLITIK

Selasa, 22 Maret 2016 11:43
Pilihan Said atau Rita

PROKAL.CO, Laju Rita Widyasari yang diprediksi bakal mulus merebut nakhoda ketua DPD I Golkar Kaltim bakal tertahan. Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) itu disebut-sebut akan mendapatkan lawan berat dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar bulan ini. Dia adalah Said Amin, anggota Dewan penasehat DPD Golkar Kaltim di era kepemimpinan Mukmin Faisyal.

 

HOTEL Slyca Mulia di Jalan Bhayangkara Samarinda akhir Februari ramai dipenuhi para pengurus teras DPD I Golkar Kaltim. Mereka sedang rapat internal membahas keberlangsungan Musda Golkar yang dijadwalkan digelar 12 Maret ini.

Hadir langsung memimpin jalannya rapat, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Kaltim Mahyuddin, Plt Sekretaris Andi Sofyan Hasdam, dan beberapa pengurus harian lainnya.

Rapat itu tentunya hal yang biasa karena yang dibahas adalah Musda. Namun rupanya itu bukan sekadar rapat. Usai rapat formalitas Musda, sejumlah pentolan Golkar membahas agenda lain yakni sepakat untuk menyorong Said Amin sebagai salah satu kandidat Musda.

Bahkan informasinya Mukmin Faisyal turut hadir membahas itu. Mantan ketua DPD I Golkar Kaltim yang dibekukan kepengurusannya oleh DPP Golkar tersebut turut memberikan dukungannya agar Said Amin maju untuk menyaingi Rita Widyasari yang sampai saat ini diprediksikan belum mendapatkan lawan berat.

Sayangnya Mukmin ketika akan dikonfirmasi akan hal itu masih enggan memberikan komentarnya. Disambangi di Gubernuran, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim itu diam seribu bahasa dan hanya tersenyum ditanyakan soal Golkar. Tanpa komentar, Mukmin langsung menaiki kendaraan dinasnya untuk kemudian berlalu pergi dari Gubernuran.

Sementara itu Dahri Yasin, wakil ketua DPD Golkar Kaltim mengatakan, dirinya tak mengetahui pasti jika ada pembahasan lain selain agenda Musda saat rapat di Hotel milik ketua DPRD Kaltim H Syahrun HS itu. Dia ketika itu hadir hanya sebagai undangan.

"Kalau rapat soal Musda memang ada. Nah, bahwa ada lagi rapat, saya tidak tahu karena saya tidak hadir di dalamnya," ujarnya.

Dari perkiraannya, memang kini hanya tertinggal sosok Said Amin yang bisa membendung laju Rita Widyasari merebut tahta ketua Golkar Kaltim. Awalnya memang tetap Mukmin Faisyal yang akan dimajukan. Namun dikarenakan Mukmin yang sudah punya cacat di mata DPP, yang berimbas kepada pembekuan pengurusnya belum lama ini, maka Mukmin dianalisa sudah tak punya kans lagi di Golkar.

Said yang juga pemimpin salah satu organisasi kepemudaan terbesar di Kaltim saat ini, diakui cukup mengakar dan dikenal dikalangan Golkar Kaltim. Terutama DPD-DPD II Golkar Kabupaten dan Kota se-Kaltim. Ketokohan dan pengaruh besarnya itu bahkan disebut-sebut jadi lawan imbang untuk memperebutkan 16 suara untuk menjadi ketua di partai berlambang  beringin ini.

Namun said bukan tak memiliki kelemahan. Sikap "menyeberang" yang sempat ditunjukkan Said ketika terjadi dualisme Golkar. Awalnya dia berada di kubu Aburizal Bakrie (ARB) atau Munas Bali. Tapi sempat menjadi ketua DPD Golkar Kaltim kubu Agung Laksono atau Munas Jakarta, disebut-sebut bakal menjadi ganjalan berat Said.

Sikap menyeberangnya itu informasinya akan mengganjal persyaratan Said sebagai kandidat. Karena harus diketahui bersama, Mahkamah Agung (MA) baru-baru ini sudah mengeluarkan amar putusannya, jika kubu ARB adalah Golkar yang sah saat ini. Yang secara otomatis turut menyatakan Golkar Agung Laksono beserta kroninya tak terkecuali Said Amin, sebagai Golkar tidak sah.

Di kesempatan terpisah, Rita ketika ditanyakan kesiapannya untuk Musda tanpa berpikir panjang, langsung menyatakan kesiapan. Hingga saat ini menurutnya, belum ada perubahan atau permasalahan dan ia akan maju sebagai salah seorang kandidat Musda.

"Sebagai kader, sampai saat ini belum ada perubahan. Saya tetap maju sebagai kandidat ketua DPD I Golkar Kaltim di Musda nanti. Saya tidak tahu dengan kandidat lainnya," kata putri mantan Bupati Kukar dan ketua DPD I Golkar Kaltim Syaukani HR ini.

Mengenai rencana majunya Said Amin, Rita mengaku belum mengetahuinya. Karenanya dia masih enggan mengomentari terlalu banyak kandidat lain. "Mungkin saja demikian, tapi saya tidak begitu mengetahuinya. Yang jelas kalau saya, ya tetap maju nanti," ujarnya.

Dikatakannya, semua kader Golkar punya hak yang sama dalam Musda. Selama memenuhi persyaratan, siapapun dia, berhak untuk menyandang status kandidat ketua DPD I Golkar Kaltim.

"Intinya itu, saya mungkin orangnya tidak terlalu ambisi. Bagi saya menang atau kalah itu hal yang biasa. Yang penting tugas saya adalah menunjukkan bahwa saya punya hak untuk maju dan memenuhi syarat. Jikapun saya tidak terpilih nantinya, saya tetap punya banyak hal yang bisa saya kerjakan," tandasnya.

 

***

Pengamat politik Universitas Mulawarman (Unmul) Prof Sarosa Hamongpranoto memprediksikan, jika benar kini persaingannya antara Rita Widysari dan Said Amin, maka Rita memang benar-benar mendapatkan lawan berat. Ketokohan dan pengaruh Said adalah modal dasar membuat peserta Musda berpikir Said juga layak memimpin Golkar Kaltim sepeninggal Mukmin Faisyal lima tahun ke depan.

"Saya pikir kini memang Rita bakal mendapat lawan berat. Karena berbicara kans, Said Amin cukup punya pengaruh itu," kata Sarosa.

Menurutnya, kendati memang Said Amin bakal terganjal akan persyaratan karena pernah menyeberang ke kubu Golkar yang saat ini tidak diakui pemerintah, itu tetap tidak akan mempengaruhi kans kuat Said.

"Itu soal persyaratan kan bisa dikompromikan kemudian. Tidak ada hal yang tidak bisa selama masih bisa dikompromikan. Maka itulah saya pun mempredikasikan Musda nanti bakal berjalan ketat, karena dua kandidat adalah sama-sama kuat," ujarnya.

Dia berharap, Golkar Kaltim benar-benar bisa memilih ketua yang baru, yang dapat diterima semua pihak, dan yang terpenting adalah mampu untuk memersatukan semua pihak. "Tugas berat ketua yang baru jelas di depan mata, yakni memersatukan semua pihak. Secara tidak langsung kita sudah mengetahui bersama, dualisme Golkar di tingkat Pusat juga cukup membuat di daerah bertikai. Nah, ketua yang baru harus bisa memersatukan itu," tambahnya. (TIM)

 

 

 

 


BACA JUGA

Senin, 27 Juni 2016 09:53

Kursi Panas Pimpinan Dewan

SATU dari 3 kursi wakil ketua DPRD Kaltim yang selama ini dijabat kader Partai Demokrat Andi Faisal…

Senin, 20 Juni 2016 10:49

Kaltim Bangkrut, Cagub Pasang Badan

PERTUMBUHAN ekonomi Kaltim terkontraksi minus dengan perkiraan mencapai 1,6 persen. Kaltim terancam…

Senin, 20 Juni 2016 10:45

Said-Rita Tunda Pesta

DUA kandidat dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Kaltim, Said Amin dan Rita Widyasari tampaknya…

Sabtu, 04 Juni 2016 10:45

Pilgub Kaltim, Nama Kandidat Pengganti Awang Faroek Mulai Ramai

PEMILIHAN Gubernur (Pilgub) Kaltim masih akan digelar 2018 mendatang. Namun kasak-kasuk figur pengganti…

Sabtu, 23 April 2016 10:24

Figur Alternatif Pemersatu Golkar

PEREBUTAN posisi ketua DPD I Partai Golkar Kaltim antara Said Amin dan Rita Widyasari terus menjadi…

Sabtu, 16 April 2016 10:23

Pemenang Musda Versi Iklan

MUSYAWARAH Daerah (Musda) DPD Golkar Kaltim telah memutuskan Said Amin sebagai ketua Golkar Kaltim menggantikan…

Sabtu, 16 April 2016 10:22

Dua Kutub Masih Pede

Perseteruan dua kutub yakni Said Amin dan Rita Widyasari untuk memperebutkan kursi ketua DPD I Golkar…

Minggu, 03 April 2016 10:34

Jenggot Naga Menjemput Takdir

Said dan Rita boleh jadi bersaing menakhodai Golkar yang tampaknya bakal bermuara pada Pilgub Kaltim…

Selasa, 22 Maret 2016 11:22

Jalan Buntu Status Hukum Bankaltim

PERUBAHAN status badan hukum Perusahaan Daerah (Perusda) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim atau selama…

Selasa, 22 Maret 2016 11:18

Ikat Pinggang dan Pemotongan 35 Persen

IMBAS dari krisis ekonomi berkepanjangan, membuat beberapa pihak harus mengencangkan ikat pinggang.…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .